9 Kuliner Legendaris Semarang, dari Sate Gule Kam「Baccarat simple best strategy」bing 29 sampai Toko Oen

  • 时间:
  • 浏览:0

PisBaccarat simple best strategyang plenet kBaccarat simple best strategyuliner tradisional yang melegenda di Semarang, kini penBaccarat simple best strategyJualnya hanya sedikit bisa ditemui di Jalan Gajahmada dan Pasar Semawis Pecinan, Semarang, Kamis, (19/7/2018).

Berikut ini 9 tempat kuliner legendaris di Semarang, cocok kamu datangi ketika wisata kuliner di ibukota Jawa Tengah ini.

Kuliner manis ini dibuat dari pisang kepok yang dibakar. Uniknya, pisang kepok ini digepengkan lebih dahulu sebelum dibakar.

Selain itu, daging sapi juga biasanya diperuntukkan kolonial Belanda dan bangsawan saat masa penjajahan dahulu.

Tak itu saja, campuran bumbu dan rempahnya merupakan perpaduan bumbu Jawa dan Arab yang diwariskan secara turun temurun.

Kuliner legendaris ini terletak di belakang Gereja Blneduk. Warung berukuran minimalis ini menawarkan gulai kambing yang dimasak dengan tungku kayu bakar sejak 1969.

Kamu bisa menemukan pisang plenet di tiga tempat di Semarang. Yakni di Jalan Pemuda barisan ruko Mall Sri Ratu, Jalan Gajah Mada, dan kawasan kuliner Pasar Semawis yang hanya buka di malam akhir pekan.

Kamu bisa menemukan berbagai olahan daging kambing seperti sate buntel hingga gulai. Kamu perlu merogoh kocek mulai dari Rp 30.000. Sate dan Gule Kambing 29 buka Senin-Sabtu, pukul 08.00-21.00 WIB.

Pisang plenet disajikan dengan berbagai topping seperti cokelat, gula bubuk, selai nanas, mentega, atau keju. Topping itu akan menghiasi lapisan atas pisang yang sudah ditumpuk.

KOMPAS.com – Kalau sedang wisata kuliner legendaris di Semarang kamu akan menemukan banyak pilihan.

Dalam satu porsi gulai kambing terdiri dari daging kambing dan jeroan yang dipotong kecil-kecil lalu disiram kuah gulai. Ada pula taburan bawang goreng dan irisan tomat segar.

Kedai ini berlokasi di Jalan Gajahmada nomor 89B, Semarang, Jawa Tengah. Kedai ini buka mulai pukul 06.00-18.00 WIB.

Pemilik kedai Nasi Pindang & Soto Sapi Gajah Mada, Msyudi Naspin mengatakan ia menggunakan daging leher dan daging tipis di rusuk sapi untuk pindang dan sotonnya.

Nasi pindang sebenarnya adalah kuliner khas Kudus, Jawa Tengah. Namun, Nasi Pindang & Soto Sapi Gajah Mada telah ada di Semarang sejak 1989.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Nasi pindang sepintas mirip rawon Surabaya atau nasi gundul khas Pati, hanya saja cita rasa daun melinjonya jadi pembeda. Kuahnya yang keruh, terasa gurih santan dan rempah lainnya terutama kluwek.

Semarang dipenuhi banyak tempat makan legendaris yang bahkan sudah eksis hingga puluhan tahun. Sebut saja kue warisan Belanda, camilan, sampai aneka makanan tradisional.

Satu porsi gulai kambing dengan nasi dihargai sekitar Rp 25.000. Warung ini buka setiap hari pukul 09.00-21.00 WIB.

Nasi pindah biasanya berisikan daging kerbau, karena dahulu sapi disucikan oleh masyarakat adat di sana.

Baca juga: 8 Kuliner Malam di Semarang, Bisa Bungkus untuk Makan di Rumah

Walaupun sederhana, kuliner yang hanya tersisa di beberapa tempat ini masih terus dicari penggemarnya sejak 1960.

Jeroan dan telur rebus jadi tambahan lauk nasi pindang khas Kudus, di kedai Nasi Pindang Kudus dan Soto Sapi di Jalan Gajahmada Semarang yang sudah ada sejak 1987, Kamis, (19/7/2018).

Tempat kuliner legendaris ini berlokasi di seberang Gereja Blenduk Kota Lama. Lokasi ini sudah populer di kalangan warga lokal maupun wisatawan karena sudah berdiri sejak tahun 1945-an.